Pj Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik saat meninjau lokasi perkebunan pepaya mini khas Balikpapan yang berada di kawasan Lilometer 12 Karang Joang, Balikpapan Utara.
Pj Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik saat meninjau lokasi perkebunan pepaya mini khas Balikpapan yang berada di kawasan Lilometer 12 Karang Joang, Balikpapan Utara.

Akmal Malik Dorong Hilirisasi Pepaya Mini Khas Balikpapan Utara

Akmal Malik Dorong Hilirisasi Pepaya Mini Khas Balikpapan Utara

Pj Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik saat meninjau lokasi perkebunan pepaya mini khas Balikpapan yang berada di kawasan Lilometer 12 Karang Joang, Balikpapan Utara.
 

(KALTIMCHOICE.COM) Balikpapan – Pejabat Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Akmal Malik meninjau lokasi perkebunan pepaya mini khas Balikpapan yang berada di kawasan Lilometer 12 Karang Joang, Balikpapan Utara.

Saat bertemu dengan para petani, Akmal menyampaikan pepaya mini (miba) khas Balikpapan mampu bersaing di pangsa pasar internasional. Untuk itu, Akmal mendorong agar Pepaya mini tersebut dilakukan hilirisasi sehingga nilai jualnya menjadi lebih meningkat.

Baca juga: https://kaltimchoice.com/sejumlah-tokoh-dukung-pasangan-isran-hadi-ketua-tim-sukses-optimis-menang/

“Pepaya mini bisa dilakukan hilirisasi agar nilai jualnya menjadi lebih meningkat,  kemudian dilakukan pengemasan sedemikian rupa seperti menjadi olahan keripik dan lain sebagainya,” ucap Akmal, Sabtu (20/04).

Ia meminta dinas terkait untuk membangun koordinasi agar produk pepaya mini tersebut dapat dipromosikan kepada para pelaku UMKM.

Baca juga: https://kaltimchoice.com/lsi-deny-ja-tingkat-kepuasan-pembangunan-pemerintah-kota-samarinda-capai-952/

“Ini jadi atensi dari dinas terkait, tolong koordinasi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kaltim untuk bantu Pak Agus buat rumah produksi,” terangnya.

Salah satu petani pepaya mini turut memberikan penjelasan mengenai budidaya pepaya di daerah itu. Diungkapkan pepaya mini tidak bisa dilakukan sembarangan atau seperti pembibitan pepaya pada umumnya.

Baca juga: https://kaltimchoice.com/jelang-pilkada-sekkab-kukar-larang-asn-terlibat-politik-praktis/

“Mulai dari pemupukan, yang terutama menggunakan pupuk kandang, tidak boleh terlambat, tapi juga tidak boleh terlalu cepat jadi semuanya harus tepat,” ujar Agus.

Pepaya mini tersebut bahkan sudah dipasok di perhotelan, restoran, katering, dan supermarket.

(KC/SA)